MANOKWARI – Sebagai representasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di daerah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari, diwakili Andi Brian Hermawan, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, menghadiri Rapat Komite Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dan Keamanan Penerbangan Tahun 2025.
Kegiatan strategis yang bertujuan untuk menguji dan memperkuat kesiapan Bandara Rendani dalam menghadapi keadaan darurat ini, dilaksanakan pada hari Senin, 25 November 2025, di Gedung Terminal Lantai I Bandara Rendani.
Peran Kemenimipas dalam Keamanan Penerbangan
Rapat ini merupakan forum penting yang menyatukan seluruh unsur pengamanan dan keselamatan bandara. Imigrasi Manokwari menegaskan kembali peran utamanya yang kini berada di bawah payung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan:
"Dalam Komite PKD ini, kami fokus pada kesiapan prosedur untuk penanganan aspek keimigrasian pada saat terjadi krisis atau insiden di bandara. Hal ini vital untuk memastikan pengawasan terhadap orang asing yang terlibat dapat berjalan sesuai regulasi, sambil tetap mendukung upaya keselamatan yang dilakukan oleh instansi lain," ujar Andi Brian Hermawan.
Kontribusi Imigrasi ini menunjukkan komitmen Kemenimipas untuk menjaga kedaulatan negara melalui fungsi keimigrasian yang terintegrasi penuh dalam sistem keamanan penerbangan nasional.
Fokus pada Koordinasi dan Latihan Bersama
Hasil utama rapat adalah kesepakatan untuk merevisi buku panduan PKD dan menjadwalkan Simulasi Keadaan Darurat Skala Penuh pada tahun 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengukur kecepatan respons dan efektivitas koordinasi seluruh anggota Komite.
Melalui sinergi yang terus diperkuat ini, Kantor Imigrasi Manokwari, sebagai bagian dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, siap memberikan kontribusi optimal demi terciptanya keamanan dan keselamatan di wilayah Manokwari.

